Di
kalangan masyarakat masih banyak yang belum mengetahui mengenai Bimbingan dan
Konseling. Mereka hanya mengetahui guru BP yang saat ini menjadi guru BK.
Masyarakat, khususnya siswa menganggap bahwa guru BK hanya menangani
siswa-siswa yang bermasalah, bekerja hanya menghukum siswa-siswa atau bahkan
ada yang beranggapan bahwa guru BK tidak mempunyai banyak kerjaan di sekolah.
Tentu saja hal itu tidak benar. Karena guru BK bertugas untuk memberikan
layanan Bimbingan dan Konseling yang sesuai dengan perkembangan, sehingga siswa
mampu mencapai perkembangannya dengan optimal. Selain itu, guru BK juga bukan
hanya menangani siswa yang bermasalah, tapi semua siswa, baik yang bermasalah
maupun tidak. Untuk siswa yang bermasalah yang ditangani oleh guru BK tentu
saja bertujuan agar siswa dapat mengentaskan permsalahannya, sehingga tidak
menganggu belajarnya.
Selain
itu juga masih ada saja, guru BK yang merupakan bukan dari lulusan Bimbingan
dan Konseling, melainkan dari Psikologi. Hal ini tentu saja tidak benar,
meskipun Bimbingan dan Konseling merupakan ilmu terapan dari Psikologi,
Bimbingan dan Konseling lebih mendalami ilmu-ilmu yang berkaintan dengan siswa
di sekolah. Dengan adanya fenomena tersebut, seharusnya menjadi tamparan bagi
semua Mahasiswa dan lulusan Bimbingan dan Konseling untuk meningkatkan
kemampuan serta keterampilan. Sekolah merupakan ranahnya Bimbingan dan
Konseling, sehingga yang menjadi guru BK di sekolah adalah dari lulusan
Bimbingan dan Konseling, bukan dari lulusan dari program studi lain.
Masyarakat
juga menganggap bahwa Bimbingan dan Konseling hanya ada di sekolah saja. Nah,
hal ini yang harus diluruskan. Bagi lulusan Bimbingan dan Konseling yang sudah
menempuh pendidikan profesi, maka bisa menerima layanan konseling di luar
sekolah atau biasa dibilang bisa membuka praktik konseling. Sebenarnya Bimbingan
dan Konseling dapat dilakukan diberbagai aspek selain di sekolah, misal keluarga,
dan tempat kerja. Lulusan Bimbingan dan Konseling dapat membantu masyarakat
dalam menentaskan permasalahan keluarga, atau disebut dengan konseling
keluarga. Di luar dunia pendidikan lulusan Bimbingan dan Konseling dapat
menempati jabatan diberbagai perusahaan atau bidang tertentu. Bimbingan dan
Konseling tidak harus selalu di sekolah. Misalnya saja bisa bekerja di Bank,
perusahaan, BNN, atau yang lainnya.
Jadi,
Bimbingan dan Konseling tidak hanya ada di dunia penddikan saja, melainkan
lebih dari itu. bimbingan dan konseling dapat membantu permasalahan yang ada di
masyarat, serta memperoleh pekerjaan diberbagai perusahaan yang ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar