Penetrasi
kebudayaan adalah masuknya suatu kebudayaan ke kebudayaan lain. Penetrasi
kebudayaan ini dilakukan dengan 2 cara, yakni penetrasi kekerasan dan penetrasi
damai. Penetrasi kekerasan adalah masuknya suatu kebudayaan dari suatu daerah
ke daerah lain dengan cara memaksa atau kebudayaan itu bersifat merusak,
contohnya kerja paksa yang dilakukan Jepang dan Belanda kepada Indonesia waktu
zaman penjajahan. Hal itu dilakukan dengan memaksakan kebudayaan mereka pada
Indonesia.
Penetrasi
damai adalah masuknya suatu kebudayaan dengan cara yang damai tanpa menimbulkan
konflik, tetapi dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan masyarakat. Contoh
agama Hindu-Buddha yang ada di Indonesia yang masuk dengan damai tanpa
timbulnya konflik. Penertasi damai ini akan menghasilkan:
a. Difusi
Difusi adalah proses
penyebaran unsur-unsur budaya ke dunia.
b. Asimilasi
Asimilasi adalah
bercampurnya dua kebudayaan yang kemudian membentuk kebudayaan baru.
c. Akulturasi
Akulturasi adalah bercampurnya dua
kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan yang baru, tetapi tidak meninggalkan
atau menghilangkan unsur kebudayaan yang asli. Misalnya agama Islam yang ada di
Jawa sangat berbeda dengan agama Islam yang ada di Jeddah, hal ini terjadi
karena perbedaan budaya dan percampuran kepercayaan yang dianut masyarakat
dengan kebudayaan yang ada di lingkungan tersebut. Ataupun agama Hindu yang ada
di Bali dengan Hindu yang ada di India, yang pasti mempunyai perbedaan akibat
kebudayaan yang ada di lingkungan sekitar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar