Jumat, 25 April 2014

PENETRASI KEBUDAYAAN


Penetrasi kebudayaan adalah masuknya suatu kebudayaan ke kebudayaan lain. Penetrasi kebudayaan ini dilakukan dengan 2 cara, yakni penetrasi kekerasan dan penetrasi damai. Penetrasi kekerasan adalah masuknya suatu kebudayaan dari suatu daerah ke daerah lain dengan cara memaksa atau kebudayaan itu bersifat merusak, contohnya kerja paksa yang dilakukan Jepang dan Belanda kepada Indonesia waktu zaman penjajahan. Hal itu dilakukan dengan memaksakan kebudayaan mereka pada Indonesia.
Penetrasi damai adalah masuknya suatu kebudayaan dengan cara yang damai tanpa menimbulkan konflik, tetapi dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan masyarakat. Contoh agama Hindu-Buddha yang ada di Indonesia yang masuk dengan damai tanpa timbulnya konflik. Penertasi damai ini akan menghasilkan:
a.       Difusi
Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur budaya ke dunia.
b.      Asimilasi
Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan yang kemudian membentuk kebudayaan baru.
c.       Akulturasi
Akulturasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan yang baru, tetapi tidak meninggalkan atau menghilangkan unsur kebudayaan yang asli. Misalnya agama Islam yang ada di Jawa sangat berbeda dengan agama Islam yang ada di Jeddah, hal ini terjadi karena perbedaan budaya dan percampuran kepercayaan yang dianut masyarakat dengan kebudayaan yang ada di lingkungan tersebut. Ataupun agama Hindu yang ada di Bali dengan Hindu yang ada di India, yang pasti mempunyai perbedaan akibat kebudayaan yang ada di lingkungan sekitar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar