Senin, 28 April 2014

Puisi 2



DIAM
Diamku bukan diam tanpa makna
Diamku menyimpan seribu bahasa
Diamku menyimpan sejuta rasa
Biarkan hanya aku yang tahu
Dan hanya aku saja yang merasakannya
Biar pun itu pahit
Sekalipun itu susah
Biarkan hanya aku saja yang menanggungnya
Tak peduli itu terasa menyakitkan untukku
Diam caraku untuk mengagumimu
Diam caraku untuk mengingatmu
Ku menjagamu dalam diam
Dan diam mengajariku untuk bersabar
Karena kau tak tahu bahwa ku menyukaimu dalam diam




Sabtu, 26 April 2014

Manusia dan Kebudayaan di Indonesia



Manusia adalam makhluk sosial yang berarti manusia tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan dorongan serta manusia lain dalam hidupnya.
Kebudayaan merupakan suatu nilai, keprcayaan, sikap, perilaku yang dimiliki suatu kelompok atau individu yang dilakukan secara berulang-ulang yang kemudian menjadi sebuah kebiasaan dan diwariskan secara turun temurun.
Dalam hal ini manusia dan kebudayaan memiliki hubungan yang erat dimana manusia seabagi pembawa, penganut serta pencipta suatu kebudayaan. Serta, kebudayaan itu sendiri tidak akan terwujud tanpa adanya peran manusia di dalamnya.
     Dalam buku Manusia dan Kebudayaan Indonesia karangan Koentjaraningrat  mengemukakan bahwa ada tujuh unsur kebudayaan yaitu bahasa, kesenian, sistem religi, sistem teknologi, sistem mata pencaharian, organisasi sosial, dan sistem ilmu pengetahuan (Koentjaraningrat, 1979: 203-204). Ketujuh unsur kebudayaan ini disebut Koentjaraningrat sebagai unsur kebudayaan universal karena selalu ada pada setiap masyarakat. Koentjaraningrat menjelaskan bahwa ketujuh unsur tersebut dapat diperinci lagi menjadi sub unsur hingga beberapa kali menjadi lebih kecil.
Jadi, unsur-unsur kebudayaan yang dikemukakan Koentjaraningrat memiliki hubungan yang erat pada manusia. Dimana dalam unsur-unsur kebudayaan tersebut manusia menjadi pelaku dalam pembentukan suatu kebudayaan yang muncul dan berkembang di kalangan atau kelompok tertentu.
Indonesia memiliki banyak jenis kebudayaan misal, data istiadat, pakaian adat daerah, alat musik daerah, lagu daerah, rumah adat, bahasa yang berbeda-beda dan senjata daerah. Generasi penerus Bangsa harus melestarikan dan melindungi semua kebudayaan yang dimiliki Indonesia, sehingga kebudayaan yang dimiliki Indonesia tidak punah apalagi sampai diakui oleh negara lain.
Dalam penciptaan dan perkembangan suatu kebudayaan manusialah yang mempunyai peranan yang penting pada hal tersebut. Oleh karena itu, hendaknya manusia mempunyai sikap empati dan simpati dalam pelestarian kebudayaan yang dimiliki suatu  negara, kelompok maupun yang lainnya yang menjadikan kebudayaan tersebut menjadi ciri khas.

Jumat, 25 April 2014

Puisi


 Untumu Ayah & Ibu, Aku Bertahan
Ayah & Ibu. . . . .
Aku di sini merindukanmu. . . .
Kadang aku merasa lelah dengan keadaan ini. . . .
Karena aku pikir bahwa  aku tak sanggup, hidup jauh darimu. . . .

Tak pernah terlintas di benakku untuk membuatmu kecewa
Atau bahkan membuatmu menangis
Aku ingin menggoreskan senyum bangga dan bahagia dalam hidupmu
Tak akan ku biarkan air mata kesedihan dan kecewa  singgah di wajahmu

Disetiap langkahku selalu teringat kan nasehat dan jasamu
Jasa yang belum bisa atau bahkan tak bisa ku balas hingga saat ini
Dan dalam setiap doaku selalu terselip namamu ayah & ibu
Semoga kebahagiaan selalu menghampirimu

Sesulit apapun rintangan yang menghadangku
Kan ku hadapi
Meski harus ku korbankan semuanya
Semua ini karenamu ayah dan ibu


Ayah & ibu. . . . .
Kaulah alasan terbesarku untuk tetap bertahan
Bertahan dari keadaan yang sulit ini
Hanya kalianlah satu-satunya yang bisa membuatku tegar

PENETRASI KEBUDAYAAN


Penetrasi kebudayaan adalah masuknya suatu kebudayaan ke kebudayaan lain. Penetrasi kebudayaan ini dilakukan dengan 2 cara, yakni penetrasi kekerasan dan penetrasi damai. Penetrasi kekerasan adalah masuknya suatu kebudayaan dari suatu daerah ke daerah lain dengan cara memaksa atau kebudayaan itu bersifat merusak, contohnya kerja paksa yang dilakukan Jepang dan Belanda kepada Indonesia waktu zaman penjajahan. Hal itu dilakukan dengan memaksakan kebudayaan mereka pada Indonesia.
Penetrasi damai adalah masuknya suatu kebudayaan dengan cara yang damai tanpa menimbulkan konflik, tetapi dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan masyarakat. Contoh agama Hindu-Buddha yang ada di Indonesia yang masuk dengan damai tanpa timbulnya konflik. Penertasi damai ini akan menghasilkan:
a.       Difusi
Difusi adalah proses penyebaran unsur-unsur budaya ke dunia.
b.      Asimilasi
Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan yang kemudian membentuk kebudayaan baru.
c.       Akulturasi
Akulturasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan yang baru, tetapi tidak meninggalkan atau menghilangkan unsur kebudayaan yang asli. Misalnya agama Islam yang ada di Jawa sangat berbeda dengan agama Islam yang ada di Jeddah, hal ini terjadi karena perbedaan budaya dan percampuran kepercayaan yang dianut masyarakat dengan kebudayaan yang ada di lingkungan tersebut. Ataupun agama Hindu yang ada di Bali dengan Hindu yang ada di India, yang pasti mempunyai perbedaan akibat kebudayaan yang ada di lingkungan sekitar.